Tentara Inggris Butuh Lebih Banyak Muslim - Portal Berita Terupdate dalam dan Luar Negeri

Follow Me

Tentara Inggris Butuh Lebih Banyak Muslim

Sebuah survei menemukan umat Islam di Inggris lebih patriotik daripada seluruh penduduk.
Dalam upaya menarik minat dari seluruh lapisan masyarakat, Inggris mengumumkan rencana meningkatkan jumlah tentara dari kalangan muslim.

Keputusan itu diambil di tengah kekhawatiran atas rendahnya keterwakilan minoritas di angkatan bersenjata negara tersebut.

"Prioritas tertinggi saya adalah memastikan kami terus memiliki personel terbaik di seluruh angkatan bersenjata kami," kata Jenderal Sir Nicholas Carter, Kepala Staf Umum Militer Inggris kepada BBC dikutip OnIslam.net, Selasa 10 Februari 2015.

Ditambahkan Jenderal Carter, rekrutmen yang dilakukan berasal dari segala golongan dan komunitas, termasuk kulit hitam, keturunan Asia, dan anggota minoritas lainnya. Namun selama ini semuanya belum mencukupi kebutuhan ideal militer Inggris.

"Nilai-nilai dan standar kami sesuai dengan dengan masyarakat ini dan ada banyak kesamaan yang kita dapat untuk memperluas basis perekrutan kami."
Menurut Jenderal Carter, jumlah muslim, yang mewakili 4,4 persen dari populasi Inggris, hanya 0,45 persen dari seluruh angkatan bersenjata Inggris.

Di sisi lain, rekruitmen kulit hitam, keturunan Asia dan anggota minoritas lainnya jumlahnya lebih dari 10 persen dari 87 ribu personel reguler di militer Inggris.

"Tentara harus berasal dari seluruh lapisan agar didapat rekruitan terbaik," kata Jenderal Carter.
Hasil sensus resmi menyebutkan jumlah Muslim Inggris hampir 2,7 juta orang.
Pada 2011, lembaga think tank Demo menemukan bahwa umat Islam di Inggris lebih patriotik daripada seluruh penduduk.

Untuk meningkatkan keterwakilan minoritas di angkatan bersenjata Inggris, telah diluncurkan jadwal perekruitan bulanan secara nasional.

"Sangat penting bahwa muslim dan minoritas lain tahu bahwa jajaran senior berada di pihak mereka dan berdiri di sisi mereka," kata Jenderal Sir David Richards, mantan kepala militer Inggris, kepada The Independent.

Imam Asim Hafiz, penasihat agama Islam sekaligus staf pertahanan Inggris, memuji pendekatan militer negara tersebut yang memberi kesempatan bagi minoritas.
"Keragaman adalah salah satu kekuatan terbesar bangsa kita dan itu militer telah menjadikannya sebagai modal."
previous article
Posting Lebih Baru
next article
Posting Lama



Comments
0 Comments

Posting Komentar

Nama

Email *

Pesan *

ssss