Pentingnya Memiliki Market Insight Bagi Pebisnis Online

Di Indonesia, peningkatan angka pebisnis online makin tinggi. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat mulai terbiasa melakukan kegiatan jual beli secara online. Karena kondisi pasar Indonesia yang makin terbuka ini, para pebisnis tentu ingin memaksimalkan  peluang mereka. Dalam menyusun strategi menembus pasar yang selalu berubah, market insight sangat dibutuhkan.

Apa Itu Market Insight?

Market Insight adalah data – data dan pengumpulan informasi seputar suatu pasar berdasarkan research yang dikumpulkan. Market research sendiri dilakukan dengan berbagai metode untuk mengamati dan menghasilkan data yang berguna bagi bisnis.

Kebanyakan perusahaan besar selalu berusaha mengumpulkan banyak market insight, demi menyusun strategi bisnis yang tepat. Strategi product development, marketing dan pengembangan usaha, semua perlu data dari market terlebih dahulu.

Contoh saja saat ingin mengembangkan produk baru. Untuk memastikan produk yang dikembangkan tepat sasaran dan laku keras, research perlu dilakukan. Data tentang selera pasar, peran produk di masyarakat dan juga potensi penetrasi market akan sangat penting. Perhitungan dan analisa data harus dilakukan dari berbagai faktor untuk mengurangi resiko kegagalan produk.

Manfaat Mengumpulkan Market Insight dalam Dunia Bisnis Online

Dari penjelasan di atas, Anda tentu bisa melihat bagaimana impact pengetahuan tentang market yang lebih akurat dalam bisnis online. Dalam dunia bisnis online, market yang diteliti tentu lebih luas. Semua orang bisa akses internet dan produk Anda bisa dilihat siapa saja yang membutuhkan.

Selain market yang lebih luas, persaingan juga makin sengit. Karena semua pengusaha lain juga bertemu di lapangan yang sama. Penjual online dari Bali dan penjual online dari Makassar bisa saja mentarget market yang sama. Karena di dunia online, batasan antara kedua penjual ini tidak ada dan mereka akan bersaing langsung. Jika dalam kondisi offline, mereka tentu tidak perlu memikirkan persaingan ini karena perbedaan wilayah.

Untuk menganalisa pasar di dunia online, banyak faktor yang berbeda dengan pasar offline. Dalam dunia maya, exposure akan memiliki peran penting. Semakin kuat tampilan dan identitas brand Anda di dunia online, makin mudah konsumen melihatnya. Karena hal itu, proses pengumpulan market insight disini harus melihat trend pasar dan arus geraknya.

Kebanyakan data yang dibutuhkan untuk bisnis online adalah efektivitas pemasaran dan juga mentarget market yang tepat. Jika bisa menyusun strategy jitu dalam hal ini, ada kemungkinan usaha Anda bisa viral. Dari banyak kasus, usaha yang viral akan berkembang lebih cepat dan memastikan nama brandnya terkenal di masyarakat.

Sebagai contoh saja beberapa waktu lalu hidangan kuliner mie pedas menjadi viral. Padahal bisnis ini hanya memusatkan pada promosi social media sebagai UKM. Tapi karena memiliki strategy marketing yang tepat, mereka jadi lebih terkenal daripada restoran hotel berbintang.

Mereka memilih strategy menantang para pengunjung untuk mencoba hidangan terpedas mereka. Jika mampu menghabiskan dalam durasi waktu yang ditentukan, mereka tidak perlu membayar hidangan tersebut. Hal ini menjadi booming dan akhirnya usaha menjadi lebih laku.

Butuh Bantuan Mengumpulkan Market Insight?

Walaupun penting dalam usaha online, pengumpulan data seputaran pasar online tidaklah mudah. Banyak resource harus digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisa data. Bagi UKM, hal ini pasti sangat sulit. Sebagai salah satu solusi, Anda bisa menggunakan jasa market research. Jasa ini menyediakan data – data market dan seputar bisnis yang bisa langsung Anda gunakan.

Salah satu penyedia ecommerce market insight yang baik untuk Indonesia adalah Compas.co.id. Perusahaan ini sudah melayani banyak brand besar dalam memberikan data seputar market online Indonesia. Jika ingin mengembangkan usaha online Anda lebih sukses, pastikan gunakan jasa market insight yang satu ini!

Mengenal Jenis-Jenis Cargo dan Definisinya

Istilah cargo tentu sudah sangat familier di telinga Anda. Layanannya pun bisa ditemukan di mana saja di penjuru Indonesia, seperti cargo Surabaya, Jakarta, Medan, dan lainnya. Hanya saja, kebanyakan orang masih menganggap bahwa cargo adalah layanan transportasi yang digunakan untuk mengirimkan barang, yaitu pesawat, truk, atau kapal. Padahal, ternyata bukan, lho!

Karena itu, untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai apa itu cargo serta apa saja jenis-jenisnya, mari simak penjelasannya di bawah ini. Selamat membaca!

Apa Itu Cargo?

Cargo atau kargo sebenarnya mengacu pada barang (goods) yang dikirim melalui udara (pesawat), laut (kapal), maupun darat (truk kontainer) dan biasanya dikirim untuk kebutuhan perdagangan antar wilayah, baik itu di dalam negeri atau di luar negeri (ekspor-impor). Jadi, bisa disimpulkan bahwa cargo adalah barang yang dikirim. Dan tentunya, ada biaya yang ditentukan untuk setiap pengiriman cargo, dengan harga yang berbeda-beda. Anda bisa cek ongkir dulu untuk memastikannya.

Jenis-Jenis Cargo

Secara umum, cargo sendiri dibedakan ke dalam dua kategori utama, yaitu general cargo dan special cargo. Di samping itu, apabila mengacu pada pelayanan dan jenis produk, cargo dapat dikategorikan ke dalam beberapa jenis, yaitu general cargo, special shipment, hingga specialized cargo products.

Berikut ini adalah penjelasan untuk beberapa jenis cargo yang umum dikirimkan oleh berbagai layanan cargo, baik itu di Indonesia maupun di dunia.

  1. General cargo. Jenis cargo yang satu ini merupakan cargo atau barang kiriman biasa, serta tidak memerlukan penanganan khusus. Meski demikian, cargo jenis ini tetap wajib memenuhi persyaratan serta keamanan yang telah ditentukan. Beberapa contoh general cargo misalnya barang-barang perlengkapan rumah tangga, peralatan kantor, kain dan pakaian, peralatan olahraga, dan sebagainya.
  2. Special cargo. Special cargo merupakan barang kiriman yang memerlukan penanganan khusus, alias special handling. Umumnya, special cargo dikirim melalui jalur udara, sehingga jenis cargo yang satu ini pun wajib memenuhi persyaratan serta penanganan khusus yang telah ditetapkan oleh IATA maupun pengangkutnya. Jenis barang yang masuk ke dalam kategori special cargo ini seperti AVI, DG, HEA, PER, dan PESPEM.
  3. Irregularity cargo. Mengacu pada ketentuan dari SBU Garuda, yang dimaksud dengan irregularity cargo adalah cargo yang terlibat dalam permasalahan dalam proses penanganannya, atau cargo yang penanganannya di lapangan menyimpang sehingga tidak sama dengan aturan yang telah ditetapkan (SOP). Singkatnya, Anda bisa simpulkan kalau jenis cargo yang satu ini sudah dalam proses pengiriman atau penerimaan, namun ada yang tidak beres dalam prosesnya.

Contoh irregularity cargo adalah sebagai berikut.

  1. Missing cargo, yaitu barang kiriman yang tidak dapat ditemukan (missing atau hilang). Berdasarkan sumber pemberitahuannya, maka jenis “irregularity”-nya dapat dibedakan menjadi:
  • Missing di origin station (stasiun pemberangkatan/asal), yang berarti bahwa cargo hilang di stasiun asal.
  • Missing di destination station (stasiun kedatangan), yang berarti bahwa cargo hilang di stasiun yang dituju.
  1. Damaged cargo, yaitu cargo yang ditemukan, namun dalam kondisi rusak, baik itu secara keseluruhan maupun dari kemasan, isi, hingga mutu cargo itu sendiri. Jenis-jenis damaged cargo adalah sebagai berikut:
  • Pilferage, yaitu cargo yang isinya rusak atau hilang.
  • Spoiled, yaitu cargo yang kerusakannya menyebabkan barang tak lagi bisa dimanfaatkan (hancur).
  • Torn, yaitu cargo yang kemasannya robek, namun belum bisa dipastikan apakah isinya hilang atau masih lengkap.
  • Breakage, yaitu cargo yang pecah. Jenis cargo yang berisikan barang pecah belah biasanya memiliki label bertuliskan “fragile”.
  • Mortality, yaitu cargo berisi hewan hidup yang ketika diterima di stasiun tujuan, sudah berada dalam kondisi mati.
  • Deterioration, yaitu jenis perishable cargo (daging ikan untuk dikonsumsi, sayur, bua, dsb) yang mengalami merusakan mutu.
  1. Overload cargo, yaitu jenis cargo yang sudah memiliki kelengkapan dokumen yang dibutuhkan untuk pengiriman/pemberangkatan, namun pengirimannya tertunda lantaran kapasitas muatan pesawat yang sudah mencapai batas.
  2. Found cargo, yaitu jenis cargo yang ditemukan di stasiun tertentu, namun bukan stasiun tujuannya (cargo “nyasar).

Nah, itulah beberapa jenis cargo yang umum bisa Anda temukan di luar sana. Semoga informasinya bermanfaat, ya!